dasar-dasar gerak

B. Kedudukan dan Perpindahan

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, setiap benda yang bergerak akan mengalami perubahan kedudukan terhadap titik acuan tertentu. Dengan kata lain, benda tersebut akan mengalami perpindahan. Untuk memudahkan kamu dalam mempelajari pengertian kedudukan dan perpindahan, coba kamu per hatikan suatu garis bilangan. Pada garis bilangan, kamu dapat menentukan sebuah titik acuan. Terhadap titik inilah semua kedudukan benda diukur. Kedudukan benda pada suatu saat dapat berada di sebelah kiri atau di sebelah kanan titik acuan atau berada tepat di titik acuan. Untuk membedakan letak benda yang berada di sebelah kiri atau di sebelah kanan titik acuan, digunakan tanda negatif (–) dan tanda positif (+). Benda yang berada di sebelah kiri titik acuan memiliki kedudukan negatif dan benda yang berada di sebelah kanan titik acuan memiliki kedudukan positif. Kedudukan dinyatakan dengan jarak terhadap titik acuan.

Jika titik acuan yang diambil adalah titik O, titik B memiliki kedudukan (+5) satuan, A memiliki kedudukan (+2) satuan, F memiliki kedudukan (–6) satuan, sedangkan D memiliki kedudukan (–2) satuan. Tanda positif dan negatif menyatakan arah dari titik acuan. Jika sebuah benda bergerak, terjadi perubahan ke- dudukan terhadap titik acuan O. Perubahan kedudukan itu disebut perpindahan. Perpindahan merupakan selisih kedudukan, misalnya benda bergerak dari kedudukan A ke kedudukan C. Perpindahan benda tersebut adalah selisih kedudukan C terhadap kedudukan A. Jadi, perpindahan benda tersebut adalah (+7) satuan – (+2) satuan = (+5) satuan. Benda yang berpindah dari kedudukan A ke kedudukan E memiliki perpindahan (–4) – (+2) = (–6) satuan yang berarti A bergerak ke kiri.

C. Kecepatan dan Kelajuan

Risa berjalan dari rumahnya menuju sekolah. Pada saat yang bersamaan, Rizki berlari di jalan yang sama menuju sekolah yang sama. Di antara keduanya, manakah yang lebih cepat sampai? Mengapa demikian?

Rizki akan cepat sampai ke sekolah karena Rizki bergerak ebih cepat daripada Risa. Besaran yang menyatakan suatu enda lebih cepat atau lebih lambat daripada benda yang ain disebut kecepatan. Misalnya, Risa dapat menempuh jarak satu meter dalam satu sekon. Mungkin, Rizki dapat menempuh 2 meter tiap satu sekonnya. Jadi, kecepatan merupakan besaran yang me nyatakan seberapa jauh per- pindahan suatu benda tiap satuan waktu. Adapun yang dimaksud dengan kelajuan adalah seberapa jauh Rizki atau Risa bergerak dalam suatu selang tertentu. Kecepatan memiliki nilai dan arah sehingga termasuk esaran vektor. Adapun kelajuan termasuk besaran skalar karena hanya memiliki nilai. Alat yang digunakan untuk mengukur elajuan pada kendaraan disebut dengan speedometer.

1. Kelajuan Rata-Rata

Jika kamu naik mobil ke suatu tempat rekreasi yang gak jauh, apakah kecepatan mobil selamanya tetap? Ketika di jalan yang lurus atau di tikungan, apakah kecepatannya sama? Tentu tidak, misalnya tempat yang dituju memiliki jarak 160 km dan ditempuh selama 4 jam. Jika ditanya berapa kelajuan mobil, tentu jawabannya adalah 160 km dibagi 4 jam sama engan 40 km/jam. Termasuk kelajuan apakah itu? Kelajuan seperti itu disebut kelajuan rata-rata karena kelajuan mobil dak selamanya 40 km/jam. Akan tetapi, dapat 20 km/jam saat erada di tikungan dan 50 km/jam ketika di jalan yang lurus, ahkan mungkin berhenti. Dengan demikian dapat dituliskan:

2. Kecepatan Rata-Rata

Seperti pada pembahasan sebelumnya, kecepatan merupakan besaran vektor. Kecepatan rata-rata adalah besarnya perpindahan sebuah benda dalam selang tertentu. Secara matematis persamaan kecepatan rata-rata dapat dituliskan sebagai berikut.

3. Kelajuan dan Kecepatan Sesaat

Masih ingatkah kamu ketika kamu naik mobil berlibur ke luar kota? Ketika menemui jalan yang lurus, mobil akan melaju dengan kencang. Akan tetapi, pada saat jalanan macet mobil akan melambat, bahkan sesekali akan berhenti untuk beristirahat. Dari peristiwa itu, kamu dapat merasakan bahwa kelajuan sebuah mobil berubah-ubah. Akan tetapi, kamu dapat menentukan kelajuan pada saat tertentu. Kelajuan ini disebut kelajuan sesaat. Kelajuan sesaat merupakan besaran skalar, sedangkan kecepatan sesaat merupakan besaran vektor. Oleh karena itu, kelajuan sesaat disebut juga sebagai nilai kecepatan sesaat.

D. Percepatan

Pernahkah kamu pergi ke stasiun kereta api? Jika pernah, tentu kamu melihat bagaimana kereta api tersebut bergerak meninggalkan stasiun. Bahkan, kamu yang berada di dalamnya merasakan bagaimana kereta api tersebut bergerak? Kereta api melaju secara perlahan, semakin lama akan semakin cepat. Dalam hal ini terjadi perubahan kecepatan setiap selang waktu tertentu secara beraturan. Perubahan kecepatan dibagi selang waktu disebut percepatan. Secara matematis dapat ditulis dengan persamaan berikut.

E. Gerak Lurus

Gerak suatu benda bermacam-macam bergantung pada bentuk lintasannya, ada gerak lurus, gerak melingkar, dan gerak parabola. Gerak yang lintasannya lurus disebut gerak lurus.

Apabila kamu perhatikan benda-benda yang bergerak lurus di sekitarmu, tentu kamu akan mendapatkan dua gerakan yang berbeda. Ada benda yang bergerak dengan kecepatan tetap dan benda yang bergerak dengan kecepatan berubah. Gerak apakah itu?

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: