Fase-fase bulan

Bulan tidak memancarkan cahaya sendiri, tetapi memantulkan cahaya yang diterima dari matahari. Bagian bulan yang dapat kita lihat hanyalah bagian yang mendapat cahaya matahari dan dipantulkan ke bumi. Karena bulan berevolusi, maka bagian bulan yang memantulkan cahaya matahari diterima ke bumi, berubah-ubah.

Gerakan Bulan

Alat dan bahan

  • Ø lilin
  • Ø lampu senter

Cara kerja

  1. Hitamkan separuh permukaan bola voli.
  2. Minta 8 orang temanmu untuk berdiri bergandengan saling membelakangi dan membentuk lingkaran seperti Kegiatan 1 sebelumnya.
  3. Pegang bola voli plastik yang separuhnya telah dihitamkan, bergerak mengelilingi temanmu yang membentuk lingkaran. Bola voli itu kita anggap sebagai bulan. Jagalah posisi bulan selalu tetap selama berkeliling.
  4. Disetiap posisi, tanyakan kepada temanmu yang membentuk lingkaran, bagaimana wajah bulan yang dilihatnya?
  5. Minta mereka membuat sketsanya.

Analisis dan diskusi

  1. Apakah hasil sketsa yang dibuat temanmu membentuk lingkaran sama?
  2. Bandingkan gambar-gambar sketsa tersebut dengan sketsa fase-fase bulan?

Apakah kesimpulanmu tentang penampakan bulan yang berubah-ubah? Apakah bentuk bulan memang berubahubah seperti sabit, benjol, dan lain-lain? Berikan penjelasan.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: